Monograf

Kebijakan Publik: Teori, Analisis, dan Aplikasi Di Indonesia

Penulis

 Dr. Desita Rahayu, M.Si
 Romdana S.Sos., M.Si  

Editor
:
Dr Karona Cahya Susena
Cover & Tata Letak
:
Ainiel Riany Putri
Jumlah Halaman
:
240 Halaman
ISBN
:
Tanggal Publikasi
:
2026-01-22

Harga

EBook
Rp.
Buku
Rp.
Beli Sekarang
Apakah sebuah negara benar-benar memilih takdirnya, atau ia hanya terseret oleh arus keputusan-keputusan kecil yang tak terkoordinasi? Pertanyaan filosofis ini membawa kita ke jantung kebijakan publik. Kebijakan publik, pada esensinya, adalah upaya kolektif untuk menggunakan otoritas pemerintah secara sengaja guna mengatasi masalah yang dihadapi bersama. Ini adalah jembatan antara visi politik dan realitas sosial (Howlett & Cashore, 2020). Tanpa kebijakan publik yang terstruktur, sebuah pemerintahan hanya akan menjadi kumpulan birokrat yang sibuk dengan urusan administratif tanpa arah dan tujuan yang jelas. Pentingnya studi ini terletak pada kemampuannya untuk mengubah cara kita memandang pemerintah, dari sekadar penyedia layanan menjadi arsitek masyarakat yang aktif. 

Membedah esensi dari kebijakan publik adalah langkah awal yang fundamental. Konsep ini pada dasarnya merujuk pada rangkaian tindakan yang saling terkait yang diusulkan oleh seorang aktor atau sekelompok aktor pemerintah dalam kaitannya dengan suatu masalah atau persoalan (Demir, 2021). Definisi ini menyoroti bahwa kebijakan bukan hanya satu keputusan tunggal, melainkan sebuah pola tindakan yang berkelanjutan dari waktu ke waktu. Pemerintah, dalam hal ini, dapat memilih untuk bertindak secara aktif, misalnya pada masa pandemi Covid 19 lalu pemerintah mengambil upaya penanganan dengan melaksanakan program vaksinasi massal, atau malah sebaliknya pemerintah dapat memilih untuk tidak melakukan apa-apa dan membiarkan resiliensi alami terjadi. Contoh lain dari pemerintah tidak melakukan tindakan apa-apa untuk mengatasi masalah terkait perumahan artinya pemerintah membiarkan mekanisme pasar mengatur harga sewa apartemen. Kedua pilihan tersebut, baik melakukan intervensi maupun tidak, merupakan bentuk dari kebijakan publik karena keduanya memiliki konsekuensi tidak hanya bagi anggaran negara tapi juga bagi masyarakat luas . 

Memahami pentingnya kebijakan publik sama dengan memahami denyut nadi sebuah negara. Kebijakan publik adalah mekanisme utama di mana nilai-nilai sosial seperti keadilan, kesetaraan, keamanan, dan efisiensi dialokasikan dan didistribusikan kepada masyarakat. Ketika pemerintah memutuskan untuk memberikan subsidi pupuk kepada petani, pemerintah sedang membuat kebijakan yang memprioritaskan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani (Siregar, 2024). Sebaliknya, ketika pemerintah memberlakukan pajak emisi karbon yang tinggi, pemerintah sedang mengalokasikan nilai kelestarian lingkungan di atas biaya industri jangka pendek. Oleh karena itu, analisis kebijakan menjadi sangat penting karena ia memaksa kita untuk secara eksplisit mempertimbangkan trade-off atau pertukaran antar nilai-nilai yang saling bersaing ini.
Kategori Buku
:
Monograf
Cetakan
:
Penerbit
:
Tri Selaras Cendekia
Tahun Terbit
:
2026
Kertas
:
UNESCO
Ukuran
:
15.5 x 23 cm
Produk Tags
:
Ekonomi, Manajemen

Buku Terkait

Temukan Ilmu dan Inspirasi Baru