Monograf

STAY OR LEAVE: Rahasia Menjaga Karyawan Tetap Bertahan dan Berkomitmen

Penulis

 Dr. Abdi Setiawan, S.E., M.Si. 

Editor
:
Maya Macia Sari, S.E.,M.Si
Cover & Tata Letak
:
Ainiel Riany Putri
Jumlah Halaman
:
106 Halaman
ISBN
:
Tanggal Publikasi
:
2025-11-14

Harga

EBook
Rp.
Buku
Rp.
Beli Sekarang
Era digital dan masa pascapandemi telah membawa perubahan besar dalam dunia kerja, terutama dalam hal perilaku, harapan, dan loyalitas karyawan terhadap organisasi. Pergeseran cara bekerja yang sebelumnya sangat bergantung pada kehadiran fisik kini berubah drastis dengan munculnya model kerja hybrid dan remote. Perubahan ini memberikan fleksibilitas yang tinggi bagi karyawan, namun di sisi lain juga membuka peluang lebih besar untuk berpindah kerja. Karyawan kini memiliki akses luas terhadap informasi lowongan, ulasan perusahaan, serta peluang karier global melalui platform digital seperti LinkedIn, Jobstreet, atau Glassdoor. Dengan meningkatnya transparansi dan mobilitas digital, batas antara perusahaan lokal dan global menjadi semakin kabur. Akibatnya, kompetisi untuk mempertahankan talenta terbaik semakin ketat, dan turnover menjadi tantangan utama bagi banyak organisasi. 

Pandemi COVID-19 juga menjadi titik balik dalam cara karyawan memandang pekerjaan dan kehidupan pribadi. Banyak pekerja mulai menilai ulang prioritas mereka, menempatkan keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance), kesehatan mental, dan makna kerja di atas gaji semata. Fenomena global yang dikenal dengan istilah The Great Resignation mencerminkan gelombang besar karyawan yang memutuskan keluar dari pekerjaan karena ketidakpuasan terhadap lingkungan kerja, kelelahan emosional, atau pencarian makna yang lebih dalam dalam karier mereka. Di Indonesia, tren serupa terjadi, terutama di kalangan generasi muda seperti milenial dan Gen Z yang cenderung lebih berani mengambil risiko untuk berpindah kerja demi pertumbuhan karier dan kesejahteraan pribadi. 

Selain faktor psikologis dan ekspektasi baru terhadap pekerjaan, mempercepat transformasi dinamika turnover. digital turut Otomatisasi, digitalisasi proses bisnis, dan penggunaan teknologi baru menuntut kompetensi yang berbeda dari sebelumnya. Karyawan yang merasa tidak mampu beradaptasi atau tidak mendapatkan dukungan pengembangan karier dari perusahaan lebih mudah kehilangan motivasi dan akhirnya memilih meninggalkan organisasi. Di sisi lain, perusahaan yang berhasil membangun budaya belajar berkelanjutan dan menyediakan peluang pengembangan digital mampu meningkatkan loyalitas dan keterikatan karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa era digital menuntut pendekatan baru dalam manajemen sumber daya manusia bukan sekadar mempertahankan karyawan melalui kompensasi, tetapi juga melalui makna, fleksibilitas, dan kesempatan untuk tumbuh.
Kategori Buku
:
Monograf
Cetakan
:
Penerbit
:
Tri Selaras Cendekia
Tahun Terbit
:
2025
Kertas
:
UNESCO
Ukuran
:
15.5 x 23 cm
Produk Tags
:
Ekonomi, Manajemen

Buku Terkait

Temukan Ilmu dan Inspirasi Baru