Monograf

Rekonstruksi Diskresi Pejabat Publik Antara Legalitas, Moralitas, dan Keadilan

Penulis

 Dr. Mhd Taufiqurrahman S.H., M.H. 

Editor
:
Dr. Mhd Taufiqurrahman S.H., M.H.
Cover & Tata Letak
:
Ainiel Riany Putri
Jumlah Halaman
:
273 Halaman
ISBN
:
Tanggal Publikasi
:
2026-02-03

Harga

EBook
Rp.
Buku
Rp.
Beli Sekarang
Dalam sistem administrasi pemerintahan modern, diskresi merupakan instrumen penting yang memungkinkan pejabat publik bertindak secara cepat, efektif, dan adaptif ketika berhadapan dengan situasi yang tidak terjangkau oleh norma hukum secara eksplisit. 

Diskresi hadir sebagai ruang kebebasan bertindak (freies Ermessen) yang diberikan negara kepada pejabat publik untuk menjamin kelangsungan fungsi pemerintahan dan pemenuhan kepentingan umum. Dalam konteks Indonesia, urgensi diskresi semakin menonjol seiring kompleksitas permasalahan publik, dinamika sosial, serta tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang responsif dan berkualitas. 

Namun demikian, diskresi sering dipersepsikan sebagai pisau bermata dua. Di satu sisi, diskresi memungkinkan inovasi kebijakan dan percepatan pelayanan publik; di sisi lain, diskresi berpotensi menjadi celah penyalahgunaan wewenang, terutama ketika tidak dilandasi integritas moral dan mekanisme akuntabilitas yang memadai. Banyak kasus hukum menunjukkan bahwa diskresi dapat berubah menjadi tindakan melampaui atau menyimpang dari ketentuan peraturan perundang-undangan, yang pada akhirnya memunculkan 1 ketidakpastian hukum, kerugian negara, serta penurunan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Diskresi pada dasarnya muncul sebagai konsekuensi dari keterbatasan hukum positif. Hukum, betapapun komprehensifnya, tidak mungkin merumuskan norma yang mampu menjangkau seluruh kondisi sosial yang terus berubah. Oleh karena itu, ruang kebebasan bertindak diberikan kepada pejabat publik sebagai bentuk respons atas kekosongan, ketidakjelasan, atau ketidaktepatan regulasi dalam menghadapi keadaan konkret. Dalam praktiknya, diskresi menjadi sarana penting bagi pemerintah untuk tetap hadir dalam situasi yang memerlukan keputusan cepat, sementara peraturan yang ada belum mampu memberikan jawaban yang memadai.
Kategori Buku
:
Monograf
Cetakan
:
Penerbit
:
Tri Selaras Cendekia
Tahun Terbit
:
2026
Kertas
:
UNESCO
Ukuran
:
15.5 x 23 cm
Produk Tags
:
Hukum

Buku Terkait

Temukan Ilmu dan Inspirasi Baru