Monograf

MANAJEMEN RISIKO SEKTOR PUBLIK Konsep, Strategi, dan Keputusan Berbasis Risiko

Penulis

Irawan., SE., M.Si 
Galih Supraja., SE., M.Si 

Editor
:
Irawan., SE., M.Si
Cover & Tata Letak
:
Ainiel Riany Putri
Jumlah Halaman
:
258 Halaman
ISBN
:
Tanggal Publikasi
:
2026-10-22

Harga

EBook
Rp.
Buku
Rp.
Beli Sekarang
Risiko merupakan salah satu konsep fundamental dalam pengelolaan organisasi, termasuk organisasi sektor publik. Secara konseptual, risiko dapat dipahami sebagai pengaruh ketidakpastian terhadap sasaran. Pengertian tersebut menegaskan bahwa risiko tidak hanya berkaitan dengan kemungkinan terjadinya suatu peristiwa yang merugikan, tetapi juga berkaitan dengan variasi hasil yang mungkin terjadi dibandingkan dengan kondisi yang diharapkan (International Organization for Standardization [ISO], 2018). Dengan demikian, risiko selalu memiliki hubungan dengan tujuan, ketidakpastian, kemungkinan terjadinya suatu peristiwa, dan konsekuensi terhadap sasaran organisasi. 

Sasaran organisasi dapat berupa pencapaian target pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, 1 efektivitas pelaksanaan kebijakan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, perlindungan aset negara, peningkatan kesejahteraan masyarakat, maupun pencapaian indikator kinerja organisasi. Oleh karena itu, pembahasan mengenai risiko tidak dapat dilepaskan dari pertanyaan mendasar: apa yang ingin dicapai oleh organisasi publik, faktor apa yang dapat menghambat pencapaian tersebut, dan bagaimana organisasi merespons ketidakpastian yang muncul? 

Hubungan antara risiko dan sasaran menjadi sangat penting karena suatu kondisi baru dapat dikategorikan sebagai risiko apabila memiliki pengaruh terhadap tujuan tertentu. Sebagai contoh, keterlambatan pengadaan barang dan jasa tidak selalu merupakan risiko yang berdiri sendiri. Kondisi tersebut menjadi risiko ketika keterlambatan dapat menyebabkan program pemerintah tidak selesai tepat waktu, pelayanan kepada masyarakat terganggu, atau anggaran tidak dapat dimanfaatkan sesuai dengan rencana. Dengan demikian, identifikasi risiko harus selalu dimulai dengan memahami tujuan dan sasaran organisasi. Dalam kajian manajemen risiko sektor publik, perhatian terhadap hubungan antara risiko dan tujuan organisasi semakin meningkat. Kajian literatur yang dilakukan oleh Taufik dan Kusumawardhani (2021) terhadap penelitian mengenai manajemen risiko sektor publik menunjukkan bahwa pengelolaan risiko perlu diintegrasikan dengan sistem manajemen dan manajemen kinerja organisasi. Manajemen risiko yang 2 hanya menghasilkan dokumen atau daftar risiko tanpa memengaruhi proses pengambilan keputusan berpotensi kehilangan nilai strategisnya. Dengan kata lain, manajemen risiko seharusnya menjadi bagian dari proses manajerial, bukan sekadar aktivitas administratif.
Kategori Buku
:
Monograf
Cetakan
:
Penerbit
:
Tri Selaras Cendekia
Tahun Terbit
:
2026
Kertas
:
UNESCO
Ukuran
:
15.5 x 23 cm
Produk Tags
:
Ekonomi, Manajemen

Buku Terkait

Temukan Ilmu dan Inspirasi Baru