Ajar

Pengelolaan Gulma: Perspektif Ekologis dan Manajemen Adaptif

Penulis

Yenni Asbur 
Yayuk Purwaningrum 
Dedi Kusbiantoro 
Dian Hendrawan 
Indra Saputra Kurniawan 

Editor
:
Syamsafitri
Cover & Tata Letak
:
Ainiel Riany Putri
Jumlah Halaman
:
214 Halaman
ISBN
:
Tanggal Publikasi
:
2026-05-26

Harga

EBook
Rp.
Buku
Rp.
Beli Sekarang
 Gulma itu pada dasarnya adalah tanaman yang tumbuh di tempat dan waktu yang nggak kita inginkan. Mereka muncul di lahan pertanian, kebun, atau area lain, lalu ikut “nebeng hidup” dengan tanaman utama, berebut air, hara, cahaya, dan ruang tumbuh. Jadi, gulma bukan berarti tanamannya selalu jelek atau berbahaya, tapi karena kehadirannya bikin tanaman budidaya jadi kurang optimal, maka dianggap pengganggu. Kalau mau sedikit filosofis: gulma itu tanaman biasa yang “salah tempat”.

Gulma secara umum didefinisikan sebagai tumbuhan yang tumbuh pada lokasi yang tidak diinginkan oleh manusia karena berkompetisi dengan tanaman budidaya untuk sumber daya penting seperti air, nutrisi, cahaya matahari, dan ruang tumbuh, sehingga berpotensi menurunkan hasil produksi tanaman utama. Gulma tidak hanya dipandang berdasar taksonomi botani tetapi juga secara anthropocentric (subjektif berdasarkan tujuan manusia terhadap lahan produksi).

Gulma sering dianggap musuh utama di lahan pertanian karena tumbuh “tanpa izin” dan ikut berebut sumber daya dengan tanaman budidaya. Kehadirannya bisa mengurangi hasil panen karena gulma mengambil air, unsur hara, cahaya, dan ruang tumbuhyangseharusnyadimanfaatkan tanaman utama. Beberapa jenis gulma bahkan bisa mengeluarkan zat kimia yang menghambat pertumbuhan tanaman lain atau menjadi inang hama dan penyakit. 

Namun di sisi lain, gulma tidak selalu membawa dampak buruk. Dalam jumlah dan kondisi tertentu, gulma justru punya peran positif dalam agroekosistem. Gulma dapat membantu menutup permukaan tanah sehingga mengurangi erosi, menjaga kelembapan tanah, dan menambah bahanorganik saat terdekomposisi. Beberapa gulma juga menjadi habitat serangga menguntungkan dan bisa menjadi indikator kesuburan atau kondisi tanah. 
Kategori Buku
:
Ajar
Cetakan
:
Penerbit
:
Tri Selaras Cendekia
Tahun Terbit
:
2026
Kertas
:
UNESCO
Ukuran
:
15.5 x 23 cm
Produk Tags
:
Ekonomi

Buku Terkait

Temukan Ilmu dan Inspirasi Baru