Monograf

Resistensi Tanaman Terhadap Stres Lingkungan

Penulis

 Nurhayati 

Editor
:
dr. Hafiz Nurdiansyah M.Ked(Rad) Sp.Rad
Cover & Tata Letak
:
Ainiel Riany Putri
Jumlah Halaman
:
223 Halaman
ISBN
:
Tanggal Publikasi
:
2026-07-03

Harga

EBook
Rp.
Buku
Rp.
Beli Sekarang
Hampir tiga perempat lahan yang memiliki potensi baik untuk memproduksi tanaman telah diusahakan, sedangkan cadangan untuk memperluas lahan garapan mempunyai masalah dan rawan terhadap bahaya erosi, berdrainase jelek, salinitas tinggi dan iklim tidak menuntungkan. Lahan demikian sering disebut lahan marginal, dan ahli pertanian mulai memalingkan perhatian ke arahnya. Menghadapi kemungkinan besar kekurangan pangan di masa depan, membuat pakar pertanian dan petani mencari tanaman baru, kultivar baru dari tanaman lama yang dapat mentoleransi masalah lingkungan. Untuk menambah dan menemukan plasma nutfah toleran, telah banyak dilakukan oleh banyak ilmuan dan kaum awam di berbagai negara. 

Secara sendiri atau secara bersama faktor stres lingkungan merupakan faktor pembatas utama unuk peningkatan produksi banyak bahan pangan dunia. Stres abiotik utama adalah kekeringan, suhu rendah, panas, ion-ion toksik, kelebihan air, polusi udara, angin, pasir, debu tanah padat. Semua ini mengurangi hasil secara serius, seperti halnya yang telah terungkap disebabkan oleh stres biotik oleh gulma, serangga dan hama. 

Untuk tanaman padi, kerusakan potensial sebesar 47% (serangga 27.5%, gulma 10.6% dan penyakit 9.0%). Angka ini sejajar dengan pengurangan yang diproyeksikan bila di seluruh dunia terdapat penurunan suhu 0.5oC pada garis lintang 0 sampai 20o 1 dan penurunan 1.0oC pada lintang 20 sampai 40oC. Dapatkah toleransi terhadap faktor abiotik dicari dan dikembangkan? Misalnya untuk tanaman kentang, terdapat toleransi lebih terhadap kebekuan pada spesies Solanum liar, dibanding varietas budidaya. Penemuan dan penggunaan gen yang terdapat pada tumbuhan liar dapat mempertinggi nilai tanaman budidaya kita, terutama dalam toleransi terhadap lingkungan abiotik.
Kategori Buku
:
Monograf
Cetakan
:
Penerbit
:
Tri Selaras Cendekia
Tahun Terbit
:
2026
Kertas
:
UNESCO
Ukuran
:
15.5 x 23 cm
Produk Tags
:
Pertanian

Buku Terkait

Temukan Ilmu dan Inspirasi Baru