Monograf

Membangun Kepercayaan Digital Strategi Efektif Penerapan QRIS di Pasar Tradisional

Penulis

Syahrial Hasanuddin Pohan, S.E.Sy., M.E. 
Juniarti,S.E., M.E. 

Editor
:
Syahrial Hasanuddin Pohan, S.E.Sy., M.E.
Cover & Tata Letak
:
Ainiel Riany Putri
Jumlah Halaman
:
96 Halaman
ISBN
:
Tanggal Publikasi
:
2026-07-24

Harga

EBook
Rp.
Buku
Rp.
Beli Sekarang
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam struktur perekonomian global. Digitalisasi tidak hanya memengaruhi cara manusia berkomunikasi, tetapi juga cara masyarakat melakukan aktivitas ekonomi sehari-hari. Salah satu perubahan paling nyata adalah pergeseran sistem pembayaran dari metode konvensional berbasis uang tunai menuju sistem pembayaran digital. Fenomena ini tidak dapat dipisahkan dari meningkatnya penggunaan telepon pintar, perluasan jaringan internet, serta kebutuhan masyarakat akan transaksi yang cepat, praktis, dan aman. 

Di Indonesia, uang tunai selama puluhan tahun menjadi alat pembayaran utama, khususnya dalam aktivitas perdagangan skala kecil dan menengah. Pasar tradisional menjadi contoh nyata bagaimana transaksi tunai telah 7 mengakar kuat dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Uang tunai dianggap sederhana, mudah dipahami, serta memberikan rasa aman karena dapat dilihat dan dipegang secara langsung. Namun, di tengah meningkatnya kompleksitas aktivitas ekonomi dan tuntutan efisiensi, sistem pembayaran tunai mulai menunjukkan berbagai keterbatasan. 

Digitalisasi pembayaran kemudian hadir sebagai solusi atas keterbatasan tersebut. Melalui sistem pembayaran digital, transaksi dapat dilakukan tanpa harus membawa uang fisik, risiko kehilangan dapat ditekan, serta pencatatan transaksi dapat dilakukan secara otomatis. Pemerintah Indonesia, melalui Bank Indonesia, menangkap peluang ini dengan meluncurkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai standar nasional pembayaran berbasis QR Code. 

QRIS dirancang untuk menyederhanakan ekosistem pembayaran digital yang sebelumnya terfragmentasi. Sebelum QRIS diterapkan, pedagang harus menyediakan berbagai macam QR Code dari penyedia layanan yang berbeda. Kondisi ini tidak hanya membingungkan, tetapi juga menghambat adopsi pembayaran digital, terutama bagi pelaku usaha kecil. Dengan QRIS, seluruh transaksi pembayaran digital dapat dilakukan melalui satu kode standar, sehingga memudahkan pedagang maupun pembeli.
Kategori Buku
:
Monograf
Cetakan
:
Penerbit
:
Tri Selaras Cendekia
Tahun Terbit
:
2026
Kertas
:
UNESCO
Ukuran
:
15.5 x 23 cm
Produk Tags
:
Ekonomi

Buku Terkait

Temukan Ilmu dan Inspirasi Baru